Jangan Pergi Ramadhan

Jangan Pergi Ramadhan Oh Ramadhan… Kedatanganmu dulu sangat kami tunggu Bagimu, kami sangat istimewa Yang kami sambut dengan gegap gempita Dari hati ini terbetik rasa ingin maksimal dalam ibadah Dari lisan ini terucap kata ingin berhamba dengan sempurna Dari pikiran ini terlintas bisik ingin banyak menuai pahala Kini sebentar lagi engkau akan pergi Namun hingga kini hampir tidak ada yang berubah sedikitpun dari kami Tidak bekas-bekas ibadah yang menyapu debu debu dosa Tidak amalan kebaikan yang membuat kami semakin dekat kepadaNya Hati kami masih membeku seperti dulu, lisan kami gagap dan kelu, pikiran kami pun masih begitu Kalau pun ada yang baru, maka itu adalah perut kami yang semakin maju dan nafsu makan yang memburu Oh Ramadhan… Apakah yang akan engkau laporkan kepada Rabbku tentangku? Tentang dosa-dosa mataku yang tak tertahankan, ataukah tentang maksiat telinga tak terperikan? Tentang riya’ku dalam berkata-kata dan saat memberi buka, ataukah tentang ujubku dalam shalat…

Navigate